Minggu, 28 Agustus 2016

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN TELEVISI BAGI PELAJAR



Televisi adalah alat komunikasi satu arah jarak jauh yang berupa alat elektronik yang menampilkan suara dan gambar atau audio visual. Semakin banyaknya stasiun televisi swasta yang bermunculan, menimbulkan masalah tersendiri dalam dunia pendidikan di Indonesia. Anak cenderung lebih memilih menonton tayangan televisi, dari pada membaca buku atau belajar.
 Program acara yang disajikan televisi, sangat mempengaruhi sikap penontonnya setelah atau pada waktu melihat tayangan televisi tersebut. Banyak fakta yang kita jumpai dari informasi yang disampaikan televisi, baik fakta positif maupun fakta negatif. Sehingga hal ini baik secara langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi akhlak penontonnya ke arah positif atau ke arah negatif, sehingga ada dua pengaruh atau dampak tayangan televisi terhadap akhlak anak, yaitu:

Dampak positif tayangan televisi:
1.      Televisi sebagai sumber informasi yang update.
2.      Dapat memberikan informasi peluang usaha untuk belajar bisnis bagi para anak.
3.      Adanya acara atau tayangan yang bernuansakan pendidikan atau pengetahuan seperti cerdas cermat, berita dan lain sebagainya.
4.      Sebagai sumber belajar bagi siswa dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
Dampak negatif tayangan televisi:
1.      Sering menonton televisi akan mempengaruhi dan menurunkan prestasi belajar anak, karena enggan belajar dan konsentrasi terpecah.
2.      Anak-anak cenderung lebih menyukai tayangan yang bernuansakan kekerasan untuk ditiru, sehingga banyak terjadi tawuran antar pelajar.
3.      Sikap meniru pada anak anak semakin berbahaya ketika melihat tayangan yang tidak mendidik. Setelah menonton tayangan televisi mereka suka meniru apa yang telah mereka tonton.
4.      Pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan norma Pancasila mudah sekali masuk ke pikiran anak-anak.

5.      Semakin seringnya menonton acara televisi yang tidak mendidik, baik kekerasan, sikap kasar, memaki, curang, dan sikap buruk lainnya, akan secara tidak langsung dan tidak sadar mendidik anak untuk berbuat seperti tersebut di atas, sehingga untuk melakukan hal tersebut, anak merasa bahwa hal tersebut adalah hal biasa yang tidak salah.

Terimakasih telah mengunjungi blogku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar